Archive for the 'Info' Category

22
Nov
09

Pengurus PGRI Kalimantan Tengah 2009-2014

Kuala Kapuas, Konferensi Provinsi Persatuan Guru Republik Indonesia (KONPROV PGRI)  Kalimantan Tengah Tahun 2009 yang dilaksanakan di Gedung Manggantang Tarung Kuala Kapuas tanggal 20-21 November, yang dibuka oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, atas nama Gubernur Kalimantan Tengah tanggal 20 November 2009. Dan di tutup oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, SH. Dalam konferensi tersebut kembali terpilih Drs Tambunan Jamin sebagai ketua umum PGRI Kalimantan Tengah untuk 5 tahun ke depan. Berikut susunan lengkap pengurus PGRI Kalteng periode 2009-2014.

Gunernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, SH, didampingi Bupati Kapuas Ir.  Mawarni, MM, Ketua DPRD Kapuas Robert Gerung, Pengurus PB PGRI Drs. M. Usman, M.Pd. Saat menutup Konferensi PGRI Kalimantan Tengah.

Pengurus PGRI Kalteng terpilih periode 2009-2014

PENGURUS PGRI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

MASA BAKTI X PERIODE 2009-2014

  1. Ketua : Drs. Tambunan Jamin
  2. Wakil Ketua : Yudi, SE,  S.Pd
  3. Wakil Ketua : DR. H. Suriansyah, SH. MH
  4. Wakil Ketua : Mulyadi, S.Pd
  5. Sekretaris Umum : Laspino, S.Pd
  6. Wakil Skretaris Umum : Drs. Hajungan HJ Naun
  7. Wakil Sekretaris Umum : Samsul Hadi, A.Ma
  8. Bendahara : Dra. Ledina Rekman
  9. Wakil Bendahara : Muliatie, S.Pd

Ketua Biro Organisasi dan Kaderisasi : Prof. DR. Eddy Lion, M.Pd

Ketua Biro Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan : Dra. Russaly A. Emond, M.Pd

Ketua Biro Informasi dan Komunikasi : Kurjunaedi, S.Sos

Ketua Biro Diklat : Jono, S.Pd

Ketua Biro Penelitan dan Pengembangan : DR. Suwarno, M.Si

Ketua Biro Hubungan kerjasama Luar negari : Lely Yuspita, S.Pd

Ketua Biro Pengembangan Karier dan Profesi : Netae, S.Pd.

Ketua Biro Kerohanian : Drs. Wasiran

Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan : Dina Margaretha, S.Pd

Ketua Biro Pengembangan Kesenian, Kebudayaan dan Olahraga : Sih Widada, S.Pd

Pengabdian Masyarakat : Suwito, S.Ag, M.Si

Ketua Biro Advokasi dan perlindungan Hukum : Nuhing M Rahau , S.Pd

PIMPINAN SIDANG

KETUA                                                                                            SEKRETARIS

Drs. M. USMAN, M.Pd                                                              EDY,SE

download susunan Pengurus PGRI Kalteng 2009-20014

01
Nov
09

Seleksi Porkab Tenis Meja Kecamatan Selat

Dalam rangka mempersiapkan tim tenis meja untuk menhadapi Porkab Kabupaten Kapuas tahun 2009,  yang akan diselenggarakan tanggal 9 November 2009. Koordinator tenis meja kecamatan Selat Anang Berkat mengadakan seleksi di GOR Panunjung Tarung Minggu 1 Oktober 2009. Hasil seleksi sebagai berikut :

Putra

Juara 1 Anerson

Juara 2 Taufik Hidayat

Juara 3 Muhammad Rudini

Juara 4 Muhammad Rahmadhani.

Putri

1. Fina

2. Ayu

3. Ageng Ayunengtyas

Dalam waktu satu minggu ini anak anak akan dipersiapkan secara maksimal. Ujar Anang Berkat di sela sela seleksi.

11
Sep
09

Converter Ms Office 2007

MS Office 2007 sangat powerfull dan enak untuk kerja, tetapi ada yang tidak menyukainya karena sudah terlanjur nyaman dengan office XP. Dan nggak mau mempelajari fitur-fitur baru Ms Office 2007.

Yang merepotkan ketika mendapat file MS Office 2007  kita tidak bisa membuka dengan office XP.

Sebenarnya bukan masalah yang rumit, open office 3.1 dapat membuka dan mengeditnya kemudian menyimpannya ke format ms office XP. Tapi banyak user tidak mau mempelajari fitur-fitur open office tambah pusing …. belajar lagi.

Bagi pecinta setia MS Office nggak perlu pusing ada converter format  yang memungkinkan Office Xp dapat membuka File MS 2007.

Anda ingin mencoba

1. converter Ms office 2007 ke Ms office XP download di sini

2. Open Office 3.1 download di sini

14
Jul
09

Menteri Olahraga dari masa ke masa

gafur

Dr Abdul Gafur 1978 – 1988

Akbar tanjung newsIr Akbar Tandjung 1988 – 1993

hayonoHayono Isman 1993 – 1998

agungH.R Agung Laksono 1998 – 1999

mahadiDrs Mahadi Sinambela 2001 – 2004

adyaksaAdhyaksa Dault, SH, MSi 2004 – 2009

andiAndi Malangreng, SH 2009-sekarang

03
Jul
09

Prinsip Latihan

Prinsip Latihan untuk anak usia dini yang harus diperthatikan :

1. Latihan berdasarkan prinsiip beban lebih (over load), artinya ketika tiba waktunya untuk ditingkatkan, beban latihan harus ditambah sedikit di atas kemampuan atlit, tetapi masih dalam batas kemampuannya untuk mengatasi.

2. Tidak ada orang yang sama. Setiap orang berbeda dalam fisik, kemampuan, aspek psikologis, dan adaptasi terhasap latihan

3. Latihan harus didasarkan pada prinsip perkembangan menyeluruh

4. Kualitas atau mutu latihan harus diperhatikan

5. Harus diciptakan variasi latihan untuk menghindari kebosanan

6. Ciptakan suasana yang menyenangkan

7. Latihan dilaksanakan 3 kali seminggu

8. Beban latihan harus mampu memberikan pengaruh positif terhadap atlit yang dilatih

28
Jun
09

MATAHARI OLAHRAGA INDONESIA

matahari

Mangombar Ferdinand Siregar, “Olahraga adalah kehidupanku, olahraga adalah pengabdianku”. Sebuah biografi dari seorang “Teknokrat Olahraga” diluncurkan pada tanggal 11 November 2008 tepat di hari ulang tahunnya yang ke 80. Sebuah usia yang tidak muda lagi namun semangat “opa”untuk tetap memajukan olahraga Indonesia betul-betul luar biasa.

Mereka berbicara tentang M.F. Siregar :

Aburizal Bakrie (Menkokesra), “Pengabdian beliau yang selalu prima dalam sejarah pembinaan olahraga Indonesia, khususnya di bulutangkis di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu puncak jasa beliau bersama seluruh pengurus PBSI periode 1989-1993 adalah diraihnya dua medali emas cabang olahraga bulutangkisdi Olympiade Barcelona tahun 1992. Lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran sang Merah Putih di arena tersebut.”

Adhyaksa Dault, (Menegpora), “Sumbangan pemikiran dari M.F Siregar yang kritis dan aplikatif tidak hanya berguna untuk menata keolahragaan nasional masa kini, tetapi juga dalam membangun landasan olahraga Indonesia yang lebih kokoh dalam menghadapi masa depan yang lebih kompetitif.”

Continue reading ‘MATAHARI OLAHRAGA INDONESIA’

19
Jun
09

Jalan

Jalan adalah suatu gerakan melangkah ke segala arah yang dilakukan oleh siapa saja.

Macam-macam gerakan jalan

1. Jalan cepat adalah gerak maju dengan melangkah yang dilakukan sedemikian rupa sehingga tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah. Setiap kali melangkah, kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah.

2. Jalan Serempak adalah suatu gerakan jalan berbaris yang dilakukan secara berkelompok atau beregu yang jumlahnya tidak kurang dari sepuluh orang. Agar gerakan jalan lebih dinamis dan menari, jalan yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut dilakukan dengan variasi.

3. Jalan di tempat gerakan jalan di tempat memberikan rangsangan kepada siswa untuk melakkukan gerakan mengangkat lutut. Tujuan gerakan ini adalah memberikan rasa atau irama langkah satu sama lainnya.

4. Jalan Mundur memeberikan rangsangan untuk keseimbangan serta filling terhadap suatu kondisi, juga memberikan dan merangsang kewspadaan diri terhadap lingkungan sekitar.

5. Jalan Menyamping jalan menyamping dapat dilakukan dengan bermacam variasi untuk memupuk rasa percaya diri serta menumbuhkan kematangan bergerak dalam melakukan aktivitas anak.

6. Jalan Silang dapat dilakukan dengan dua macam cara, yaitu jalan silang ke depan dan jalan silang menyamping. Jalan silang ini memberikan ini memberikan kualitas atau tekanan  kepada kaki, khususnya persendian pinggul, persendian lutut, dan persendian pergelangan kaki.

7. Jalan Jinjit merupakan kontraksi dari otot kaki dengan bertumpu pada gerakan kaki/telapak kaki dengan didukung keluasan dadri persendian pergelangan kaki. Gerakan ini memberikan rangsangan kekuatan pada tungkai kaki dan cepat sekali melelahkan otot kaki.

Sumber : Belajar Berlatih Gerak-Gerak Dasar Atletik Dalam Bermain, Mochamad Djumidar A. Widya. PT Raja Grafindo Persada.

18
Jun
09

Dasar dasar gerak lari

Lari adalah langkah yang dipercepat sehingga pada waktu berlari ada kecenderungan badan melayang. Ini berarti pada waktu lari kedua kaki tidak menyentuh tanah sekurang-kurangnya satu kaki tetap menyentuh tanah.

Gerakan-gerakan dasar lari  jarak pendek

1. Gerakan menginjak tanah, gerakan dari pergelangan kaki, pinggul tidak bergerak.

2. Gerakan mengangkat ujung kaki stu persatu de depan lurus setinggi mata kaki dengan frekuensi gerakan cepat dengan sikap permulaan jinjit.

3. Gerakan menekuk lutut hingga tumit menyentuh pantat oleh kaki kiri dan kanan berganti-ganti dengan frekuensi yang cepat.

4. Gerakan mengangkat lutut setinggi pangkal paha dengan frekuensi yang cepat. Gerakan tersebut dilakukan dengan rileks.

5. Gerakan melompat dengan kaki di ayun ditahan/ditekuk setinggi pangkal paha dan kaki menumpu terangkat dari permukaan tanah setinggi mungkin, dilakukan berganti-ganti tumpuan.

6. Melompat kijang yaitu langkah yang panjang disertai gerak lompatan ke depan, kedua kaki saling berganti menumpu untuk mengangkat berat badan, kedua tangan mengayun menjaga keseimbangan.

7. Jingkring atau engklek gerakan dengan tumpuan satu kaki dengan mengangkat lutut bergerak ke depan dengan frekuensi yang cepat dilakkukan berganti ganti kaki.

Sumber : Belajar Berlatih Gerak-Gerak Dasar Atletik Dalam Bermain, Mochamad Djumidar A. Widya. PT Raja Grafindo Persada.

15
Jun
09

PERIODISASI LATIHAN

Periodesasi Latihan adalah suatu perencanaan latihan dan pertandingan yang disusun sedemikian rupa, agar kondisi puncak dicapai pada tanggal yang ditentukan sebelumnya

Periodisasi ada 3

1. Dengan satu puncak.

2. Dengan dua puncak

3. Dengan multy puncak (tour player)

Slide 4

Peak Performance

* Peak performance adalah suatu sasaran yang ingin dicapai melalui perencanaan latihan dan pertandingan.

* Tercapainya kondisi puncak karena memanipulasi Volume, Intensitas dan Istirahat latihan

01
Jun
09

PENGENALAN METODOLOGI KEPELATIHAN

Oleh : Prof. DR. Husein Argasasmita, MA

DEDAKTIK Suatu ilmu yang adalah mempelajari masalah berlatih melatih yang bersifat meningkatkan kualitas atlet dalam rangka mencapai prestasi prima OR dan kemandirian.

METODOLOGI ialah pengetahuan tentang metode-metode yang dipergunakan dalam proses pelatihan.

MELATIH ialah aktivitas pelatih menyiapkan dan menciptakan situasi lingkungan latihan sebaik mungkin, dan menguhubungkannya dengan atlet, sehingga terjadi proses berlatih secara efetif dan efesien untuk mencapai sasaran latihan pada saat itu.


METODE ialah cara-cara melakukan gerak dengan runtut yang telah dipikirkan efetifitasnya untuk menguasai sasaran latihan gerak otomatis dan benar.

BERLATIH ialah suatu proses penyempurnaan kualitas atlet secara sadar untuk untuk mencapai prestasi maksimal dengan diberi beban fisik dan mental secara teratur, terarah, bertahap, meningkat, dan berulang-ulang waktunya.

TOP FORM adalah penampilan puncak/ penampilan prima.

MACRO CYCLE adalah program latihan tahunan.
MESSO CYCLE adalah program latihan bulanan.
MICRO CYCLE adalah program latihan mingguan
MYO CYCLE adalah program latihan harian.
LOADING adalah beban latihan / bahan latihan.
TRAINING SESSION atau LESSON yaitu latihan tunggal, contoh :
Pagi pukul : 08.oo – 10.oo atau latihan
sore pukul : 16.oo – 18.oo

FREKUENSI  adalah ukuran berapa kali latihan dalam satu minggu 4 hari perminggu, perhari 2-4 jam.

RECOVERY atau WAKTU PEMULIHAN adalah ukuran yang menunjukkan lama waktu yang digunakan untuk istirahat pemulihan tenaga kembali antara elemen latihan satu dengan elemen berikutnya atau antara set satu dengan set berikutnya