h1

Sambutan Wakil Presiden RI pada Peringatan Hari Olahraga Nasional Ke-28 Tahun 2011

September 10, 2011

Asalamualaikum Wr. Wb

Yang terhormat Sdr. Menteri Pemuda dan Olahraga, dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II,
Yang terhormat Pimpinan dan Anggota Lembaga-lembaga Negara,
Yang terhormat Pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia,
Pimpinan Komite Olimpiade Indonesia,
Pimpinan BUMN,
Dan seluruh jajaran KONI dari seluruh wilayah Tanah Air,
Yang saya banggakan dan saya cintai Para Atlet dari Seluruh Penjuru Tanah Air

Pertama-tama saya ingin mengungkapkan rasa syukur dan bahagia saya karena pagi ini kita dikaruniai kesempatan untuk bersama-sama memperingati Hari Olahraga Nasional ke-28 Tahun 2011.

Peringatan Hari Olahraga Nasional seyogyanya bukan sekedar upacara rutin tahunan. Ia harus menjadi momen bagi kita semua untuk mengukuhkan kembali kesadaran kita mengenai makna dari olahraga bagi kita semua sebagai pribadi dan sebagai bangsa.

Para hadirin yang saya muliakan,

Tanggal 9 September 1948, 63 Tahun lalu, sewaktu Republik kita yang baru lahir sedang mengalami tantangan maha berat, sewaktu bangsa kita sedang berjuang mempertahankan eksistensinya, pemimpin-pemimpin kita dan tokoh-tokoh olahraga kita bertekad untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama di kota Solo.Dalam suasana perjuangan hebat itu, para pemimpin bangsa sudah melihat dengan jelas betapa pentingnya peran olahraga dalam menempa rasa kebangsaan, dalam memperkokoh persatuan dan dalam mengobarkan semangat perjuangan.

Dalam alam kemerdekaan sekarang ini, khususnya pada peringatan Hari Olahraga Nasional seperti hari ini, seyogyanya kita tidak melupakan itu semua. Seyogyanya kita makin memperkuat kesadatan kita dan penghayatan kita mengenai peran penting Olahraga dalam pembangunan bangsa, dalam memajukan bangsa.

Para peserta peringatan Hari Olahraga Nasional yang saya banggakan.

Olahraga membentuk pribadi-pribadi yang sehat dan mulia. Dengan olahraga kita membangunkan dan membangun sikap jujur, sportif dan jiwa kesatria. Dengan olahraga kita menumbuhkan semangat untuk meraih prestasi terbaik dan semangat berkompetisi secara sehat. Dengan olahraga kita dapat menumbuhkan rasa percaya diri. Itu semua adalah sikap-sikap yang membentuk warganegara yang unggul dan pada gilirannya akan menciptakan bangsa yang unggul.

Para hadirin,

Peringatan Hari Olahraga Nasional memang seyogyanya menjadi momen untuk melakukan inventarisasi dan introspeksi mengenai perjalanan kita membangun olahraga dan membangun bangsa ini. Kita perlu membuat neraca yang obyektif mengenai apa-apa yang telah kita capai dan apa-apa yang belum kita capai, baik di bidang olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat. Dan dari situ kita dapat merumuskan langkah-langkah ke depan untuk terus memperbaikinya.

Setelah lebih dari 6 dasawarsa sejak PON Pertama, kita telah mencatat bahwa atlet-atlet kita telah dapat mengukir prestasi yang membanggakan baik di gelanggang Nasional maupun gelanggang Internasional. Tadi kita melihat contoh-contong bintang Olahraga kita di masa lampau.

Tapi kalau kita mau jujur, maka kita harus mengakui bahwa dalam membangun olahraga di Indonesia, masih banyak yang jauh dari harapan kita. Bahkan dalam beberapa segi kehidupan olahraga dan cabang olahraga kira justru mengalami kemunduran dari prestasi kita di masa lampau. Dan itupun belum lagi membandingkan dengan cepatnya dederap  maju prestasi olahraga bangsa-bangsa lain, bahkan dengan bangsa-bangsa di sekitar kawasan kita.

Para hadirin yang saya muliakan,

Introspeksi yang obyektif dan jujur bukan untuk memperlemah semangat kita dan bukan untuk memperlemah rasa percaya diri kita. Introspeksi yang obyektif dan jujur perlu untuk merumuskan langkah yang tepat untuk perbaikan. Introspeksi yang jujur dan obyektif justru harus menjadi pemicu tekad dan semangat yang makin kuat untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

Para hadirin,

Kita sudah punya landasan hukum yang memadai. Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional memberikan kerangka dasar bagi pembangunan olahraga di tanah air.

Kita juga punya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 22 Tahun 2010 tentang Program Indonesia Emas (Prima). Anggaran, baik di tingkat pusat maupun daerah, dari tahun ke tahun juga meningkat sejalan dengan peningkata kemampuan keuangan Negara, meskipun kita menyadari bahwa itu belum memenuhi kebutuhan optimal untuk membangun olahraga.

Tapi fokus kita, menurut hemat saya, seyogyanya pada apa-apa yang dapat kita perbaiki dan kita tingkatkan dengan apa-apa yang kita punyai sekarang. Saya yakin bahwa ruang untuk perbaikan ini cukup luas.

Pembangunan olahraga adalah tugas kita semua. Pemerintah tentu wajib menjadi penjuru dan mengambil peran kunci dalam upaya ini. Tetapi semua elemen bangsa harus ikut mengambil bagian dan tanggungjawab. Pembangunan olahraga di tanah air harus merupakan suatu gerakan, suatu gerakan nasional. Saya melihat bahwa apabila diajak dan diberi peran yang pas, dunia usaha dan masyarakat sendiri pasti akan memberikan respon yang entusiastik.

Kunci dari keberhasilan suatu gerakan, di bidang apapun, adalah koordinasi. Suatu gerakan per definisi melibatkan banyak pihak. Kuncinya adalah bagaimana masing-masing melaksanakan perannya untuk mencapai tujuan bersama dengan kegiatan-kegiatan yang tidak berjalan sendiri-sendiri atau tidak bertabrakan satu sama lain dan ideal saling melengkapi dan saling mendukung satu sama lain.

Kunci dari koordinasi yang baik adalah adanya blueprint langkah-langkah yang jelas dan dimengerti dan disepakati bersama. Saya tahu, blueprint pembangunan olahraga nasional sudah ada, paling tidak unsur-unsur pokoknya, seperti misalnya yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 ataupun dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) setiap tahunnya. Tapi kunci pokoknya adalah bahwa blueprint itu dimengerti dan dijadikan pedoman langkah bagi semua pihak dalam gerakan nasional itu.

Oleh karena itu sosialisasi yang efektif dari blueprint dan kebijakan keolahragaan nasional sangatlah penting, sehingga dapat berfungsi sebagai wahana koordinasi dan sinergi langkah-langkah dari semua elemen gerakan nasional itu.

Para hadirin,

Dari berbagai sasaran kebijakan olahraga kita, saya ingin menggarisbawahi betapa pentingnya untuk menjadikan sasaran utama bagi kebijakan kita generasi muda.

Program pendidikan dan pembinaan olahraga harus dimulai dengan sungguh-sungguh pada anak-anak kita di usia dini. Sebab dari situlah kita mendapatkan bibit-bibit unggul atlit-atlit kita yang nantinya, dengan program pembinaan yang sistematis, akan mengukir prestasi-prestasi olahraga yang dapat kita banggakan.

Saya berpendapat bahwa pendidikan dan pembinaan olahraga merupakan bagian yang tak terpisahkan, bagian yang sangat penting dari upaya besar kita untuk membangun karakter bangsa. Pendidikan dan pembinaan olahraga bagi generasi muda harus disinkronkan dan disatukan dengan program-program pendidikan di sekolah dan di luar sekolah, program kepramukaan dan program-program kepemudaan lainnya.

Saudara-saudara sekalian,

Sebelum mengakhiri sambutan saya, saya ingin secara khusus mengucapkan selamat kepada para Olahragawan Berprestasi, para Mantan Olahragawan Berprestasi, para Guru Olahraga, para Pelatih Olahraga dan para Wasit Berprestasi yang menerima penghargaan dari Pemerintah seperti yang telah kita saksikan tadi.

Lanjutkan prestasi dan kontribusi saudara-saudara bagi pembangunan olahraga di tanah air.

Akhirnya kepada kita semua, saya ingin mengingatkan bahwa beberapa saat lagi kita akan menyelenggarakan Sea Games 2011 di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta dan ASEAN Para Games  2011 di Surakarta.

Marilah kita tunjukkan prestasi olahraga terbaik. Dan marilah kita menjadi tuan rumah yang baik.

Demikianlah sambutan saya, SALAM OLAHRAGA.

Terimakasih,
Wassalamualaikum wr. wb.

Wakil Presiden
Republik Indonesia

Boediono

di salin dari : http://wapresri.go.id/index/preview/pidato/98

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: